Ronsen's Blog

Repotnya Jadi Web Programmer

Friday, September 10, 2010

Garuda Wisnu Kencana Sebelumnya internet hanya bisa dinikmati lewat komputer. Awal-awal berkembangnya internet, warung internet (warnet) adalah tempat yang paling banyak dikunjungi oleh para pengguna. Bisa seharian bahkan semalam suntuk nongkrong tanpa jenuh membolak-balik halaman-halaman yang tersedia di dunia maya tersebut.

Sekarang, komputer bukanlah satu-satunya media agar kita dapat menikmati layanan hebat dari internet. Alat-alat mobile seperti telepon genggam mengubah cara pandang kita tentang berkomunikasi via internet. Dari mulai menulis email, meng-update status di situs jejaring kesukaanmu, mengakses situs-situs sesuka kita dari sebuah alat kecil yang berukuran segenggam tangan.

Repotnya, web programmer mulai mendapatkan pekerjaan baru. Membuat sebuah situs yang sama tapi dalam format yang kecil. Jika salah desain dari awal, bisa jadi membuat sebuah project baru yang codebase-nya hampir bisa dibilang sama tetapi view-nya saja yang berbeda.

Untuk mengatasi hal ini sebernarnya sangat mudah. Kuncinya mengerti konsep Model-View-Controller. Triknya ada pada view; pisahkan tampilan (theme) pada browser biasa dengan mobile dalam sebuah struktur direktori yang rapi supaya mudah dipanggil Controller. Dengan cara begini lebih menghemat tenaga dan tidak perlu me-maintain 2 project yang sama.