Ronsen's Blog

Selamat Natal 2010

Friday, December 24, 2010

#47 Akhirnya saya bisa merayakan kembali Natal di kampung halaman saya. Natal di sini biasanya dirayakan hanya di gereja. Sangat jarang dijadikan sebagai momen untuk kumpul keluarga. Anehnya, kebiasaan kumpul-kumpul tersebut dirayakan secara khusus pada saat malam tahun baru. Kebiasaan ini berbeda saat saya masih tinggal di Jakarta, justru pada saat Natallah biasanya yang ramai.

Ucapan-ucapan Natal pun mulai bermunculan di Facebook dan Twitter. Tentu saja karena lebih murah. Bahkan murahnya mengalahkan mengirim ucapan lewat SMS, yang dulu dijadikan kambing hitam orang-orang tidak lagi mengirim ucapan lewat surat. Padahal surat-surat ini lebih mengena di hati. Dan tentu saja, pohon Natal akan dipenuhi surat-surat yang berdatangan dari saudara-saudara atau teman-teman.

Ucapan Natal ini tidak datang dari teman-teman yang beragama Kristen saja tetapi juga teman-teman yang beragama berbeda. Tetapi belakangan ini malah menjadi perdebatan khususnya teman-teman muslim tentang ucapan Selamat Natal. Saya tidak terlalu memusingkan hal ini. Jika itu membuat teman-teman muslim keberatan mengucapkan natal karena imannya, tentu hal itu sangat masuk akal. Kenapa harus dipaksakan, kenapa harus diperdebatkan. Natal itu berbicara tentang kedamaian, tidak hanya di hati kita sendiri tetapi juga orang lain.

Selamat Natal 2010, damai Kristus menyertai kita semua.