Ronsen's Blog

Tentang Kematian Dennis Ritchie

Friday, October 14, 2011

Kembali kita kehilangan orang yang hebat di dunia teknologi informasi. Dennis Ritchie, pembuat bahasa pemrograman C, meninggal di usianya yang ke-70. Bahasa C sangat umum dikenal di dunia pemrograman. Di kampus-kampus, C menjadi bahasa yang wajib dikuasai oleh mahasiswa untuk memperdalam materi tentang algoritma.

Selain itu, beliau bersama dengan Ken Thompson membuat UNIX yang pada akhirnya dikembangkan oleh para programmer lain untuk membuat sistem operasi yang lebih baik. Kontribusi tidak langsung dari beliau memang tidak terkira. Sekedar info, Windows juga dibangun dengan bahasa C, kan?

“Pretty much everything on the web uses those two things: C and UNIX,” Pike tells Wired. “The browsers are written in C. The UNIX kernel — that pretty much the entire Internet runs on — is written in C. Web servers are written in C, and if they’re not, they’re written in Java or C++, which are C derivatives, or Python or Ruby, which are implemented in C. And all of the network hardware running these programs I can almost guarantee were written in C.

Tetapi sayangnya kematian Dennis Ritchie dikaitkan dengan kepergian Steve Jobs (CEO Apple). Benar sekali, OSX kepunyaan Apple adalah juga turunan dari UNIX. Orang-orang beranggapan seharusnya lebih banyak orang yang menghargai Dennis dibanding dengan Jobs (atau setidaknya sama hebohnya). Membandingkan Ritchie dengan Jobs malah tidak akan memberikan penghargaan lebih baik kepada Ritchie. Komentar-komentar seperti ini tidak hanya di Facebook dan Twitter bahkan satu-dua orang di Hacker News dan Slashdot turut memanfaatkan momen kematian Ritchie untuk merendahkan Jobs. Menyedihkan!

Selamat jalan, Dennis Ritchie. printf("Goodbye, world!");