Ronsen's Blog

Website pun Bisa Menjengkelkan

Tuesday, January 17, 2012

Saat mengunjingi situs-situs web yang ada di Internet tentu  hal-hal yang tidak menyenangkan saat mengunjungi sebuah situs web. Sebagai pengguna Internet lebih dari satu dekade, bisa aku simpulkan beberapa hal yang sedikit membuatku mengurut dadaku.

Pada suatu masa, para pembuat situs-situs web hanya menguasai HTML. Geocities adalah tempat mereka bereksperimen. Tahu sendiri dong rata-rata masih belum mampu membeli domain dan hosting karena masih mahal. Walaupun hanya mampu menampilkan beberapa halaman statis sudah cukup membanggakan saat itu. CSS belum dikenal. Format gambar yang terkenal saat itu adalah GIF karena selain transparan juga bisa bergerak. Tampilan layout pun dipenuhi tag-tag table. Sakit matalah kalau diingat-ingat.

Setelah Geocities, era pun bergeser ke Friendster, MySpace, dan Blogger. Konten sudah mulai sedikit kaya saat itu. Dan tahu sendirilah saat situs-situs besar itu memberikan kebebasan kepada pengguna untuk mendesain sendiri halaman pribadinya. Entah mereka tidak bisa move on atau memang manusia terlalu sulit untuk berevolusi, tampilannya seperti mengingatkan kembali akan masa-masa jayanya Geocities. CSS memang sudah dikenal tetapi masih anak tiri untuk pengguna biasa. Widget ditempel dimana-mana menghiasi blog sehingga membuat susah untuk diakses untuk ukuran bandwidth zaman itu. Untunglah saat itu muncul Facebook dan Wordpress yang melarang penggunanya mengutak-atik tampilan. Beberapa orang sih jengkel tetapi akhirnya sadar betapa bodohnya mengutak-ngatik HTML yang tidak memberikan nilai tambah itu.

Kemudian era mobile pun tiba. Tetapi mari kita mundur sedikit. Setelah CSS dan JavaScript menjadi bagian terpenting bukan hanya pada desain tetapi juga interaksi pada halaman web, web menjadi sangat indah dan dapat digunakan layaknya seperti menggunakan aplikasi desktop. Tetapi kemudian dituntut bisa ditampilkan di mobile. Pekerjaan pun tambah. Sampai sekarang pun masih sangat sering kita jumpai situs-situs web yang tidak nyaman di layar kecil handphone. Arrggh....

Ada yang bilang web akan mati dan digantikan dengan App, aplikasi kecil yang berjalan di gadget. Dengan bertambah banyaknya pengguna gadget, beberapa layanan Internet ternyata mengalami kemunduran karena hanya dikhususkan untuk pengguna gadget tertentu. Contohnya adalah BlackBerry Messenger, Instagram, Path, dll. Dulu sekali orang-orang ingin menerjang batas-batas yang dibuat oleh platform yang ternyata hanya mampu di sistem operasi saja. Pertarungan app di gadget ternyata lebih keras dan eksklusif. Karena sampai saat ini belum ada platform yang jalan di semua gadget.

Entah apa lagi hal-hal yang menjengkelkan di masa depan...