Ronsen's Blog

Ribut Soal Kenaikan Harga BBM

Tuesday, March 27, 2012

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak ini lebih kealasan kepada harga minyak bumi di dunia yang mahal. Kemudian membandingkannya dengan harga-harga yang ada di negara lain. Apakah pemerintah kita ini sudah buta dengan banyaknya jumlah orang yang tidak mampu hidup di negara ini? Tidak adakah alasan lain yang lebih tepat agar jutaan rakyat Indonesia tidak sewot dengan kenaikan harga ini? Karena semua tahu efek dari kebijakan ini adalah naiknya harga-harga bahan pokok dan iPhone.

Beberapa alasan yang menurutku tidak begitu penting yang sering diperbincangkan:
  1. Orang kaya yang menikmati BBM bersubsidi.
    Menjadi orang kaya memang dilema. Memang ada orang kaya yang tidak bermoral yang membeli premium untuk kendaraannya yang super mahal. Tetapi di sisi lain, amanat UUD 1945 itu memakai istilah orang banyak bukan dikotak-kotakan menjadi orang kaya dan miskin. Kalaupun alasan ini dijadikan untuk menaikkan harga BBM yah tetap saja jumlah mereka tidak sebanding dengan jumlah orang miskin.
  2. Penyeludup juga menikmati BBM bersubsidi.
    Ini alasan paling tidak masuk akal. Ada jaminan kalau BBM naik, penyeludupan juga ikut berkurang? Bukannya menangkap pelaku kriminal ini malah dijadikan alasan pembodohan.
Pemerintah itu dari dulu tidak becus mengurus negara ini. Kebijakan-kebijakannya tidak pernah berpihak ke masyarakat bawah. Tidak ada perbaikan di segala bidang apapun yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat. Sekarang menaikkan harga BBM pula?

Tetapi pertanyaan yang paling penting saat ini, kenapa Presiden SBY malah pergi ke Cina saat negara dalam keadaan kacau begini?

Lanjut baca: