Ronsen's Blog

Menggunakan elementary OS

Tuesday, March 5, 2013


Setelah beberapa kali mencoba beberapa varian Ubuntu, aku memutuskan untuk menggunakan elementary OS. Terhitung lebih dari 2 bulan aku menggunakan distro ini. Tidak seperti Unity, biarpun elementary ini penuh dengan animasi tetapi ternyata hampir seringan Xubuntu.

Elementary OS ini dibangun di atas Ubuntu 12.04 LTS, biarpun dukungan untuk versi ini selama 5 tahun tetapi tetap saja ada kekhawatiran. Pengembang biasanya membuat programnya pada versi yang terbaru. Untuk sekarang, aplikasi-aplikasi yang aku gunakan masih yang terbaru bahkan dari repositori utama Ubuntu. Belum tahu nantinya.

Beberapa hal yang kulakukan setelah memasang elementary OS:
  1. Server repositori harus diunduh dari server utama karena pada saat pemasangan ternyata repositori menunjuk pada server lokal. Ini untuk menghindari kesalahan pada saat memperbaharui repositori dan memasang program yang lain. Selebihnya seperti menggunakan Ubuntu secara umum.
  2. Untuk Firefox dan Thunderbird sudah tersedia theme khusus untuk OS ini. Cari elementary pada kotak pencarian Addons kemudian pasang theme tersebut. Tampilannya pun akan lebih tampak serasi dengan sistem operasinya.
  3. Menambah atau mengubah menu yang ada di slingshot tidak semudah yang kupikirkan karena tidak ada program bawaan untuk melakukan hal ini. Jika kau mencoba memasang alacarte, kau akan memasang beberapa dependensi yang tidak kaubutuhkan. Alternatifnya, aku memilih menggunakan LXMenuEditor.

Overall, aku menyukai distro yang satu ini. Hampir setiap hari selalu ada perubahaan yang perlu dipasang membuatku sedikit lega karena para pengembangnya serius pada pengembangan elementary OS.