Ronsen's Blog

Perang DC Comics dan Marvel

Thursday, July 14, 2016

Gambar diambil dari wiki Marvel.
Sepertinya perang antara DC Comics dan Marvel belakangan ini semakin memanas. Hal ini terlihat sejak Batman v Superman: Dawn of Justice mendapat rating yang sangat jelek di Rotten Tomatoes. Sebagai penonton yang biasa-biasa aja, dengan cerita yang ditampilkan di Batman v Superman, tidaklah mungkin film tersebut mendapat rating yang sangat parah seperti itu.

Aku awalnya menyukai kedua cerita pahlawan super yang ditampilkan DC Comics dan Marvel. Seingatku X-Men dari Marvel adalah film yang pertama yang mengenalkan superhero di layar lebar. Biarpun cerita-cerita tentang X-Men tidak terlalu mendalam tetapi cukup menghibur dan memang pada saat itu masih kurang banyak film yang diangkat dari buku komik.

Sedangkan dari sisi DC Comics, serial TV Smallville mengenalkanku sosok Superman yang walaupun di serial tersebut masih belum bisa terbang dan memiliki kostum yang biasa ada di buku komik. Di tahun 2016 ini, DC Comics berjaya di serial TV dengan menampilkan superhero lainnya seperti Supergirl, The Flash, dan Arrow.

Bobot Cerita

Mengesampingkan sejarah terbentuknya kedua raksasa komik di atas, aku hanya membandingkan keduanya berdasarkan film-film yang telah diputar di layar lebar. Awalnya aku selalu tidak sabar menantikan film yang dikeluarkan masing-masing komik tetapi semakin lama aku semakin tidak tertarik dengan cerita yang disajikan oleh... Marvel. Mulai dari cerita X-Men, Fantastic Four, Iron-Man, bahkan Avengers.

Ketidaksukaanku dengan cerita dari Marvel karena kebanyakan tokoh-tokoh antagonisnya sangatlah lemah. Aku tersadar ketika menonton Avengers, Loki musuh utama Avengers, ternyata kalah setelah dibanting-banting dengan mudahnya oleh Hulk. Itulah what the fuck pertama menyadarkanku betapa parahnya musuh-musuh di Marvel. Anehnya, Loki itu tidak mati-mati, seperti kecoak yang sudah kau pukul berkali-kali masih tetap saja bandel berkeliaran.

Satu lagi yang membuatku gerah menonton film Avengers ini adalah Black Widow. Jagoan dari salah satu Avengers yang sangat mudah mengalahkan Chitauri, pasukan alien yang menyerang Bumi, hanya dengan pistol kecilnya. Dor, dor, dor... Aku sampai menepok jidat melihat alien-alien lemah ini. Kalau memang mau menguasai Bumi mereka harusnya latihan lari-lari dulu biar tidak kalah sama Black Widow.

Berbeda dengan tokoh antagonis yang ditampilkan oleh DC Comics, musuh-musuh pahlawan ini sangat kuat. Saat menyerang Bumi mereka melakukan tugasnya dengan sempurna. Kota-kota dihancurkan sampai rata termasuk banyaknya manusia yang menjadi korban jiwa. Mana ada penguasa lalim malah berbaik hati memilih-milih tempat dan korban supaya membuat kritikus film senang?

Dari segi cerita pun DC Comics menyajikan cerita yang sangat dalam dan agak sedikit gelap. Menampilkan tokoh dengan detail karaktek yang pas sehingga kita mengerti apa dan bagaimana karakter tersebut dibentuk oleh sutradara. Ini membuat penonton sepertiku akan selalu berdebar-debar menanti film dari DC Comics.

Saat ini Batman dan Superman adalah tokoh yang sering dibuatkan filmnya, tetapi dalam waktu dekat ini akan banyak tokoh superhero lainnya seperti Wonder Woman, Flash, Aquaman, Green Lantern, dll. Sampai sekarang masih belum tertebak bagaimana karakter-karakter ini nantinya di  film; belum lagi musuh-musuh mereka. Pastinya akan sangat jauh berbeda dengan Marvel.