Ronsen's Blog

Pre-compile JSP for Tomcat and JBOSS

Thursday, December 18, 2008

Sometimes we need to read or debug something on our pages if some errors occur. To do this we need to compile the JSP files to make us easier to find the errors.

For Tomcat server you can read the documentation from the tomcat site here. But for JBOSS server, the trick is I used the pre-compiles JSPs using Tomcat library and copied them to JBOSS working directory. Here is the ant build script:

 <?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>  
 <project name="JSP Precompilation" default="all" basedir=".">  
      <property name="appname" value="demo" />  
      <property name="tomcat.home" value="/opt/apache-tomcat-5.5.27" />  
      <property name="tomcat.work.dir"  
           value="${tomcat.home}/work/Catalina/localhost/${appname}" />  
      <property name="webapp.path" value="${basedir}/web" />  
      <property name="jboss.home" value="/opt/jboss-4.0.2" />  
      <property name="jboss.work.dir"  
           value="${jboss.home}/server/default/work/jboss.web/localhost/${appname}" />  
      <target name="jspc">  
           <taskdef classname="org.apache.jasper.JspC" name="jasper2">  
                <classpath id="jspc.classpath">  
                     <pathelement location="${java.home}/../lib/tools.jar" />  
                     <fileset dir="${tomcat.home}/bin">  
                          <include name="*.jar" />  
                     </fileset>  
                     <fileset dir="${tomcat.home}/server/lib">  
                          <include name="*.jar" />  
                     </fileset>  
                     <fileset dir="${tomcat.home}/common/lib">  
                          <include name="*.jar" />  
                     </fileset>  
                </classpath>  
           </taskdef>  
           <jasper2 validateXml="false" uriroot="${webapp.path}"  
                webXmlFragment="${webapp.path}/WEB-INF/generated_web.xml"  
                outputDir="${webapp.path}/WEB-INF/src" />  
      </target>  
      <target name="compilejsp" depends="jspc">  
           <mkdir dir="${webapp.path}/WEB-INF/src" />  
           <javac destdir="${webapp.path}/WEB-INF/src" optimize="off" debug="on"  
                failonerror="false" srcdir="${webapp.path}/WEB-INF/src"  
                excludes="**/*.smap" fork="true" memoryinitialsize="128m"  
                memorymaximumsize="512m">  
                <classpath>  
                     <pathelement location="${webapp.path}/WEB-INF/classes" />  
                     <fileset dir="${webapp.path}/WEB-INF/lib">  
                          <include name="*.jar" />  
                     </fileset>  
                     <pathelement location="${tomcat.home}/common/classes" />  
                     <fileset dir="${tomcat.home}/common/lib">  
                          <include name="*.jar" />  
                     </fileset>  
                     <pathelement location="${tomcat.home}/shared/classes" />  
                     <fileset dir="${tomcat.home}/shared/lib">  
                          <include name="*.jar" />  
                     </fileset>  
                     <fileset dir="${tomcat.home}/bin">  
                          <include name="*.jar" />  
                     </fileset>  
                </classpath>  
                <include name="**" />  
                <exclude name="tags/**" />  
           </javac>  
      </target>  
      <target name="deployjsp" depends="compilejsp">  
           <copy todir="${tomcat.work.dir}">  
                <fileset dir="${webapp.path}/WEB-INF/src" includes="**/*.class" />  
           </copy>  
           <copy todir="${jboss.work.dir}">  
                <fileset dir="${webapp.path}/WEB-INF/src" includes="**/*.class" />  
           </copy>  
      </target>  
      <target name="all" depends="deployjsp" />  
      <target name="cleanup">  
           <delete>  
                <fileset dir="${webapp.path}/WEB-INF/src" />  
           </delete>  
      </target>  
 </project>  

Actually, JBOSS is using Tomcat libraries so if you have time, you can search all the jar files in JBOSS directories and find the right libraries to compile the JSP files.

Internal Browser di Eclipse Europa

Wednesday, September 17, 2008

Untuk mengaktifkan internal browser yang ada di Eclipse Europa maka harus menggunakan versi xulrunner yang agak lama yaitu versi 1.8.1.3.

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

$ wget -c http://kambing.ui.edu/DLL/mozilla/xulrunner/releases/1.8.1.3/contrib/linux-i686/xulrunner-1.8.1.3.en-US.linux-i686-20080128.tar.gz
$ tar xfz xulrunner-1.8.1.3.en-US.linux-i686-20080128.tar.gz
$ sudo mv xulrunner /opt/


Setelah itu ubah berkas eclipse.ini yang terletak di /opt/eclipse dan tambahkan baris perintah berikut:

-Dorg.eclipse.swt.browser.XULRunnerPath=/opt/xulrunner/

Tips ini didapat dari milis JUG-Indonesia. :-)

Using Firefox Plugins in Flock

Tuesday, July 22, 2008

After you installed Flock you might want Flock does the same thing like Firefox. Watching videos on YouTube or playing Java games in your Flock browser. To do this is very simple, you only have to make a symlink to those Firefox's plugins.

$ cd /opt/flock/plugins/
$ ln -s /usr/lib/firefox/plugins/* .


Ok, to test whether Flash plugin already installed go to YouTube and find a video to watch.

Next step is installing Java applets plugin (using Java 6 OpenJDK).

$ cd /opt/flock/plugins/
$ locate gcjwebplugin.so
$ ln -s /usr/lib/jvm/java-6-openjdk/jre/lib/i386/gcjwebplugin.so .


If you want to use Java 6 Sun:

$ cd /opt/flock/plugins/
$ ln -s /usr/lib/jvm/java-6-sun/jre/plugin/i386/ns7/libjavaplugin_oji.so .


Restart your browser and click this link to test Java applets.

What about Firefox's addons? Most of them also works in Flock.

Bikin SIM itu Melelahkan

Monday, July 21, 2008

Wajar saja mengapa orang memilih untuk menyogok atau lewat calo buat bikin SIM. Ternyata bikin SIM itu sangat melelahkan. Jadi kalau aku hitung-hitung hampir 3 bulan aku harus bolak-balik ke Daan Mogot untuk menyelesaikan tes teori dan tes praktek untuk mendapatkan SIM C yang baru. Berikut pengalaman melelahkan selama mengikuti tes.

Persiapan

Ada baiknya perut dalam keadaan penuh saat berangkat dan sediakan botol air minum buat menghilangkan rasa haus saat menunggu. Pulpen dan pensil 2B jangan lupa dibawa, ini buat mengisi formulir dan mengisi jawaban untuk tes teori. Sediakan juga uang sebesar Rp150.000,- untuk pembayaran formulir dan asuransi. Sebenarnya biayanya tidak sampai segitu tapi buat jaga-jaga. KTP wajib dibawa silakan difotokopi dulu.

Tes Teori

Antrian menunggu formulir tes teori cukup panjang. Setelah mendapatkan formulir antrian menunggu tes juga lama. Tes tertulis memakan waktu 20 menit. Pada waktu itu hanya dua ruangan yang digunakan jadinya peserta rebutan. Kelihatannya saja mudah tapi aku harus mengulang sampai tiga kali. Tidak tahu salah dimana. Setelah itu menunggu hasil tes, gak tau berapa lama harus menunggu di sini pentingnya kenapa harus makan dan membekali diri dengan botol air minum. Udah capek, panas pula dan dipastikan gagal. Damn! Kalau mengulang silakan langsung ke ruang tes teori gak perlu mengambil formulir baru.

Tes Praktek

Karena aku mengambil SIM C maka yang diuji tentunya menggunakan motor. Yang diuji jalan lurus, memutar motor menyerupai angka 8 dan jalan zig-zag. Beberapa kali hanya diuji jalan lurus. Pakai gigi 2 saja biar terlalu keras hentakan motor dan silakan berakrobat ria di sana. Kalau sampai 3 kali melakukan kesalahan harus mengulang kembali minimal 2 minggu sampai 1 bulan. Tes praktek ini aku harus mengulang sampai 2 kali dan akhirnya lulus dengan cemerlang.

Aku tidak mau lewat calo karena duitnya mau dipakai buat nonton The Dark Knight. Why so serious! :-)

alien itu jelmaan iblis

Wednesday, July 2, 2008

aku sudah lama gak beribadah di gereja. alasannya macem-macem sih. salah satunya karena banyak gereja-gereja ditutup paksa sama laskar-laskar keparat yang katanya mengganggu ketertiban umum, jadinya aku kesulitan mencari gereja. alasan yang lain karena malas mendengar khotbah pendeta yang gak berkembang. pendeta senang sekali menakut-nakuti orang berdosa dan bejat sepertiku.

setelah blogwalking di jagat bloggers ketemu blog rohani yang membahas tentang alien. aku gak percaya alien itu ada. simpel aja aku belum pernah ketemu jadi gak usah dipaksain mau ada atau gak ada. nah yang anehnya beberapa orang memaksakan kalo alien itu ada tapi dari segi pandang yang ancur. apalagi kalo dipandang dari segi agama yah lebih tambah ancur. ini juga pernah diajarkan oleh guru agamaku saat aku masih kuliah.

karena gereja gak mampu menjawab tentang keberadaan alien di dunia ini, maka penganutnya pun diajarin yang aneh-aneh. dibilanglah kalo alien itu jelmaan iblis karena iblis mempunyai kemampuan menyamar. dan bukan hanya itu sang alien pun dapat melesat cepat tanpa bisa dikejar pesawat tempur secanggih apapun. khayalan pendeta-pendeta ternyata lebih imaginatif dibandingkan para saintis.

tujuan iblis menyamar jadi alien katanya biar manusia menjauh dari tuhan. arrgh.. ini namanya gak nyambung. kalo mau menyesatkan manusia pakelah cara yang lebih misterius? kok malah nyamar jadi alien?

sekedar tambahan paus paulus percaya alien itu ada dan dia bilang kalo alien itu sodara. paus yang aneh. :-)

Flock 2 Beta

Thursday, June 26, 2008

I've been using Flock almost a week now. I'm enjoying using this browser. As a social web browser it integrates most of my favorites sites into the browser like facebook, twitter, flickr, etc. So I can see my friends' updates without having to open the all the websites. And I can use Flock to find images and videos from flickr, picasaweb, photobucket and also youtube.

Download the beta software now and don't worry about rumors using a beta version software. This browser built on top of Firefox 3, the most powerful browser on the planet.

This is how to install the Flock 2 Beta on Linux (Ubuntu) machine:

$ tar xjf flock-2.0b1.en-US.linux-i686.tar.bz2
$ sudo mv flock/ /opt/
$ cd /opt/flock/
$ ./flock-browser

Opera 9.5

Thursday, June 12, 2008

Opera Software just released Opera 9.5. You can grab it from the official website at www.opera.com. I already downloaded for Linux and Windows version. Opera 9.5 has clean and elegant UI. Finally, they've learned and I think it's from the new Firefox 3. The previous version I must admit the ugliest browser I've used so far that I must tweak it to make it just 'nice'. But not this one, I think I'm going to use it a lot. Good works, Opera! Love it!

Stop Detecting My Language!

Tuesday, June 10, 2008

Google is smart! I think everyone in this world can not argue with that. But I don't like the way Google always change the default language to use Indonesian. For example this blogger.com front page.



Yes, I can easily change the language from the drop down menu. But what happen if some websites do not detect my language properly? Like myspace.com for example.

Sensor Film

Thursday, May 1, 2008

Saya tidak mengerti menapa sampai sekarang negara kita ini masih menerapkan sensor terhadap film Indonesia? Dugaan saya mungkin karena salah satu sifat umum bangsa ini adalah malas. Malas untuk berubah. Apa jadinya kalau kita tidak mau berubah? Pastinya kita akan ketinggalan zaman, kuno.

Film Indonesia butuh sebuah badan rating bukan sensor-sensoran. Misalkan saja sebuah film penuh dengan adegan syur dikagetorikan saja untuk orang dewasa. Ya udah, tinggal filter saja orang-orang yang mau menonton film tersebut. Tidak perlu disensor. Apa orang dewasa tidak boleh menonton film syur? Ah, kemana aja lu? Hari gini belum nonton bokep!

Ok, ada yang komentar kalau Indonesia itu bukan hanya Jakarta jadi perlu diperhatikan mereka yang tinggal di desa-desa sana. Emangnya mereka orang bodoh apa? Apa orang desa tidak mengerti mana yang baik dan jahat?

Informasi di zaman sekarang sulit dibendung termasuk pornografi. Internet adalah terobosan terbesar buat industri mesum ini. Siapa saja, dari segala umur, dapat dengan mengakses konten-konten tersebut. Jadi jangan korbankan film lagi dengan alasan banyak adegan seks dan syurnya. Kita butuh badan yang lebih profesional biar industri film lebih maju.

maraknya aliran sesa(a)t

Tuesday, April 22, 2008

gua selalu heran melihat munculnya aliran-aliran baru terutama di indonesia. munculnya agama itu termasuk tren sesa(a)t apa emang sebuah fenomena? mungkin agama baru tersebut mempelajari sebuah agama di trunk dan membuat branch biar gak konflik dengan yang ada tapi karena lupa untuk nge-merge agama baru tersebut akhirnya bertambah luas dan menjadi jauh dengan agama yang di trunk.

nah yang lebih keren lagi agama external, gak cukup dari satu trunk aja. karena terlalu pintar atau karena gak cukup hanya mem-fork satu agama, dia mencomot dari agama lain entah itu satu biji atau beberapa biji. jadinya kalo dibayangkan akan tampak powerful dan sangat fleksibel karena agama baru tersebut sangat pluggable dan kalo suatu saat ada agama baru gak terlalu sulit untuk ditempelkan.

ok karena sudah menjadi kesepakatan umum kalau semua agama katanya sih sama saja. sama-sama mengajarkan kebaikan dan gak suka emosian bawa-bawa pentungan kayak hansip makanya agama yang branch tersebut otomatis pasti mengajarkan kebaikan. tunggu dulu, saat agama yang ditrunk meng-update repositorinya kagetlah mereka karena ternyata ada beberapa ajaran-ajaran baru yang bermunculan dan membuat sistem mereka gak jalan. di sinilah akhirnya agama-agama konflik bahkan sampai anarkis segala.

first thing first, kanapa orang masih butuh agama untuk berbuat baik? agama itu kan jalan supaya masuk surga gak ada lho sangkut pautnya supaya seseorang itu berbudipekerti atau biar tampak keren. kalo emang mau masuk surga pilih jalan yang benar. yang mana? yang pasti hanya ada satu jalan. tuhan kok plin-plan amat bikin agama banyak-banyak. cari yang benar deh. coba sekali-lagi periksa di tag kali aja versi orisinilnya masih ada.

Negara Selangkangan

Saturday, April 5, 2008

Tampaknya lengkap sudah negara ini disebut sebagai negara selangkangan. Kok bisa-bisanya pemerintah membuat peraturan yang selalu menjurus ke arah selangkangan rakyatnya.

Pemblokiran Situs Porno

Mohon saya dimaafkan karena malas menuliskan URL tentang pemblokiran situs porno tapi anda bisa mencari melalui Google. Salah satu alasan pemblokiran situs porno katanya agar memperbaiki moral bangsa ini. Tanpa pandang usia dan golongan pemerintah kita melalui depkominfo akan segera memblokir situs-situs porno yang katanya memakan dana triluyan rupiah. Moral bangsa sekali lagi hanya sebatas selangkangan.

BDSM ala Dinas Pariwisata

Akan dipertimbangkan oleh Dinas Pariwisata penggunakan gembok pada CD dan rok cewek pekerja panti pijat. Karena banyak katanya panti pijat diselebungi prostitusi terselubung. Intinya menjaga lagi-lagi biar para hidung belang jangan macem-macem. Setahu saya pengunjung panti pijat entah itu yang baik-baik ataupun yang plus-plus adalah mereka yang cukup umur (orang dewasa). Tapi tetap pemerintah yakin kalau soal selangkangan harus merekalah yang berhak mengatur. Apakah gembok ini akan efektif? Sedangkan mereka yang pakai rantai dan borgol tetap lihai melakukannya.

Saya kuatir dengan cara berpikir pemerintah kita ini, moral kok lebih banyak dibahas di seputar selangkangan kok bukan yang lain yah?

Decompile Java Class

Tuesday, April 1, 2008

Keuntungan menggunakan produk berbasis open source adalah kita dapat memperoleh source code-nya dengan bebas. Dengan mendapatkan souce code ini kita dapat lebih mudah untuk memahami proses sebuah class. Tapi apa jadinya jika class yang kita gunakan tidak memiliki source code? Gunakanlah JadClipse.

Kemudian jangan lupa untuk mendownload Jad karena program ini yang berfungsi untuk meng-decompila java classes. Dan untuk di lingkungan Linux libstdc++2.10-glibc2.2 harus juga diinstall karena Jad membutuhkan library ini.

Firefox 3 Beta

Thursday, March 13, 2008

Ada kekurangan dari segi tampilan pada Firefox terlebih di versi 2-nya. Kalau dijalankan baik di Linux maupun di Mac OS X, controlnya terlihat jelek sekali. Tapi walaupun demikian masih bisa diperbaiki dengan menggunakan widget dari sini.

Control yang ada di browser ini sudah diperbaiki di Firefox 3. Walaupun masih beta, dilihat ri tampilan di beberapa platform sistem operasi sudah sangat baik. Download versi beta-nya di sini.

Langkah-langkah untuk menginstall Firefox 3 di Linux:

$ tar -xjf firefox-3.0b3.tar.bz2
$ sudo mv firefox /opt/
$ cd /opt/firefox
$ sudo ln -s /usr/bin/firefox firefox


Untuk menggunakan Firefox 3 ini anda harus membiasakan diri untuk tidak menggunakan add-ons favorit anda.

Netscape Mati

Wednesday, January 30, 2008

Sepertinya support untuk Netscape akan diberhentikan pada tanggal 1 Maret 2008. Sayang sekali padahal browser ini favorit saya yang kedua setelah Firefox. Kenapa? Yah karena Netscape Navigator 9 tidak lebih adalah Firefox dengan baju yang berbeda.



Kalau begitu kenapa tidak menggunakan browser yang lain? Sudah banyak browser yang saya coba tetapi hanya Firefox yang sangat sesuai dengan kebutuhan saya. Untuk alasan yang tidak jelas saya kurang begitu menyukai Opera. Apalagi sampai menggunakan Internet Explorer (biarpun dapat jalan di Linux dengan menggunakan Wine).



http://blog.netscape.com/2007/12/28/end-of-support-for-netscape-web-browsers/

Pendidikan Dini

Monday, January 28, 2008

Ada kejadian menarik yang terjadi di akhir minggu ini. Saya berkunjung ke rumah teman saya yang hampir 4 tahun tidak ketemu. Di antara teman-teman sepermainan saya dulu hanya dia yang saya tahu yang sudah mempunyai seorang anak. Umurnya 2 tahun 8 bulan. Seorang balita yang masih kecil tapi sangat cerdas. Sementara anak-anak lain masih belajar berbicara dia sudah bisa membaca. Tidak hanya itu bahasa Inggris pun dia sudah paham. Hmm.. diberi makan apa yah dia? :D

Seingat saya, sekolah bukan tempat menyenangkan. Bukan tempat belajar tetapi tempat dimana anak-anak diberi PR dan PR. Tidak pernah diajarkan untuk berpikir berbeda. Belum lagi guru-gurunya seperti monster jika anak muridnya melakukan kesalahan. Yah itu begitulah keadaan saya sewaktu sekolah dulu.

Peranan orang tua sepertinya sangat penting dalam perkembangan pola pikir anak. Saya kagum melihat rumah teman saya ini, dipenuhi buku-buku yang seharusnya dikonsumsi oleh murid TK. Tidak hanya itu pendidikan tentang seks juga sudah diterapkan dalam keluarga tersebut. Perbedaan tubuh laki-laki dan wanita penting untuk diketahui oleh anak-anak. Karena percayalah yang punya pikiran kotor itu orang dewasa bukan balita. :D

Halah, postingan ini kok sepertinya saya ingin punya anak. :P