Ronsen's Blog

Jangan hanya diam!

Thursday, June 4, 2009

Kasus pencemaran nama baik memang agak aneh kalau dicermati. Bisa-bisa orang tidak boleh memberitahukan sesuatu yang benar karena bisa saja membuat nama baik seseorang itu tercemar. Kasus Ibu Prita ternyata akhirnya menarik perhatian semua orang. Disini kekuatan suara rakyat sangatlah menakutkan. Jangan coba-coba ganggu orang kecil (dan tentunya tidak bersalah) biarpun kau punya banyak uang dan punya kuasa!

Kasus pencemaran nama baik ini juga sedang berlangsung di sekolahku. Seorang guru akhirnya dituntut di pengadilan oleh seorang kepala sekolah karena telah mencemarkan nama baiknya. Seorang kepala sekolah dan juga seorang bruder dituduh suka main perempuan, suka korupsi, dan tidak bermoral. Mengikuti perkembangan kejadian memang bisa dibilang "wajar" kalau akhirnya pengadilanlah yang cocok menyelesaikan masalah ini. Yang menjadi masalah sikap kami sebagai alumni yang terkejut mendengar berita ini.

Saat masalah ini dilempar di mailing list untuk memancing reaksi alumni, hampir semua menginginkan masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan. Tapi banyak yang tidak tahu masalah ini sudah tahunan, dendam kesumatlah istilah paling pas, bahkan kalau dihitung sudah lebih dari satu dekade! Bagaimana menyembuhkan luka yang sudah karatan begini?

Kisah Samaria yang baik hati seharusnya menjadi pelajaran buat kami para alumni. Berdoa kepada Tuhan agar semua baik-baik saja sama jahatnya membiarkan para penjahat bebas melakukan penindasan terhadap orang-orang tidak bersalah. Tidak diharapkan semua orang bisa menjadi super hero yang melakukan hal-hal yang hebat biar bisa menolong orang. Sekedar memberi dorongan moral ternyata mampu membangkit semangat mereka yang sedang tertindas.

Bebaskan Ibu Prita Mulyasari!

Wednesday, June 3, 2009

Mengeluh karena pelayanan yang buruk adalah hak semua orang.

Ibu dari dua balita itu dipenjara sejak Rabu 13 Mei lalu, terpisah dari si bungsu berusia setahun tiga bulan yang masih memerlukan ASI dan si sulung yang baru tiga tahun. Dia menjadi tersangka pencemaran nama baik. Hanya karena e-mail berisi keluhan tentang pelayanan rumah sakit.


Baca lengkap di sini.