Ronsen's Blog

Memulai Google App Engine

Wednesday, January 13, 2010

Dengan menggunakan layanan Google App Engine kita bisa membuat aplikasi web dengan gratis. Saat ini Google App Engine bisa menggunakan Python dan Java. Karena saya programmer Java, saya hanya bisa cerita bagaimana seluk beluk menggunakan Google App Engine dengan Java.

Google Plugin untuk Eclipse

Lebih baik menggunakan IDE seperti Eclipse untuk mulai belajar membuat project untuk GAE. Cara menngunduh dan menggunakan Google plugin untuk Eclipse ada di dokumen project App Engine.

Setelah menginstal plugin tersebut kita dapat:
  • membuat project dengan menggunakan wizard.
  • men-customize project dengan menggunakan dialog.
  • men-deploy project dengan mudah.
Biarpun menggunakan Eclipse memudahkan semuanya, terkadang masih ada saja kendala yang dilakukan secara kejam lewat terminal.

Web Framework untuk Google App Engine

Untuk persistence framework Google menyarankan untuk menggunakan Java Data Objects (JDO), walaupun demikian Anda bisa menggunakan JPA.

Pilihan berikutnya adalah web framework yang cocok digunakan pada Google App Engine. Awal-awalnya saya membuat sendiri web framework yang dibangun di atas servlet. Tetapi akhirnya saya menyerah karena minimnya kemampuan framework yang saya buat dan memutuskan untuk mencoba Spring MVC 3.0.

Untuk melihat-lihat hasil percobaan saya menggunakan layanan ini silakan meluncur ke: amporik.appspot.com. Amporik ini sebuah Twitter client (lagi) untuk sekedar belajar.

Update:
Saat ini saya menjatuhkan pilihan ke Play sebagai web framework untuk Google App Engine.