Ronsen's Blog

Menghakimi Orang Lain

Tuesday, December 28, 2010

#53 Seberapa sering kita menggunakan kitab suci sebagai cermin atas kehidupan kita?

Sadar atau tidak, entah kenapa saya sering menjumpai orang-orang yang menggunakan ayat-ayat yang ada di kitab suci untuk menghakimi orang lain. Suatu hari kita menemukan ayat yang sangat bagus tetapi di dalam hati malah mengatakan ayat ini sangat cocok buat orang lain, lebih cocok buat si anu. Bukan digunakan untuk memperbaiki diri tetapi dengan bangganya beranggapan Tuhan sedang menggunakan kita sebagai alat-Nya untuk menegur seseorang.

Berhadapan dengan orang-orang seperti ini sangatlah sulit. Selain mereka merasa sudah mengenal Tuhan sangat dekat juga berperilaku layaknya seperti nabi menunjuk-nunjuk kesalahan orang lain. Contoh yang sederhana, saat kemarin terjadi bencana bertubi-tubi menimpa negara ini di Wasior, Mentawai, dan Yogyakarta, berapa banyak kalian dengar orang-orang mengatakan mereka sedang dihukum Tuhan karena telah melakukan dosa? Menyedihkan, bukan? Sekarang lihat bagaimana kita memperlakukan tetangga atau keluarga bahkan saudara kita sendiri karena mereka sedang dalam kesusahan?

PS:
Sepertinya hati ini masih dalam suasana Natal.

Selamat Natal 2010

Friday, December 24, 2010

#47 Akhirnya saya bisa merayakan kembali Natal di kampung halaman saya. Natal di sini biasanya dirayakan hanya di gereja. Sangat jarang dijadikan sebagai momen untuk kumpul keluarga. Anehnya, kebiasaan kumpul-kumpul tersebut dirayakan secara khusus pada saat malam tahun baru. Kebiasaan ini berbeda saat saya masih tinggal di Jakarta, justru pada saat Natallah biasanya yang ramai.

Ucapan-ucapan Natal pun mulai bermunculan di Facebook dan Twitter. Tentu saja karena lebih murah. Bahkan murahnya mengalahkan mengirim ucapan lewat SMS, yang dulu dijadikan kambing hitam orang-orang tidak lagi mengirim ucapan lewat surat. Padahal surat-surat ini lebih mengena di hati. Dan tentu saja, pohon Natal akan dipenuhi surat-surat yang berdatangan dari saudara-saudara atau teman-teman.

Ucapan Natal ini tidak datang dari teman-teman yang beragama Kristen saja tetapi juga teman-teman yang beragama berbeda. Tetapi belakangan ini malah menjadi perdebatan khususnya teman-teman muslim tentang ucapan Selamat Natal. Saya tidak terlalu memusingkan hal ini. Jika itu membuat teman-teman muslim keberatan mengucapkan natal karena imannya, tentu hal itu sangat masuk akal. Kenapa harus dipaksakan, kenapa harus diperdebatkan. Natal itu berbicara tentang kedamaian, tidak hanya di hati kita sendiri tetapi juga orang lain.

Selamat Natal 2010, damai Kristus menyertai kita semua.

Intersepsi Koneksi Internet

Saturday, December 11, 2010

Saya adalah salah satu pelanggan Indosat IM2, sebuah perusahaan yang menyediakan layanan internet via mobile broadband. Biarpun hubungan kami (eaaa...) tidak selalu berjalan mulus, saya tetap menggunakan layanan ini karena masih tetap yang terbaik di wilayah ini.

Tetapi belakangan ini saya agak sedikit resah gara-gara setiap kali surfing di internet di status bar selalu muncul:

mw.anacapa.biz

Karena penasaran, saya pun membuka alamat tersebut dan ternyata di-redirect ke sebuah alamat perusahaan iklan. Tentu saja ini membuat saya kaget dan menanyakannya di twitter:

setiap request page pake IM2 selalu muncul mw.anacapa.biz di status bar. dicek ternyata sebuah perusahaan advertisers. is that legal?

dan langsung mendapat jawaban dari @sigantengkalem.

kenapa gak legal. lha @tifsembiring yang ngasih contoh intersepsi koneksi internet buat filtering pr0n dari level ISP.

Legal atau tidak, saya tidak suka aktivitas penjelajahan saya selalu dimonitor atau mungkin istilah kerennya snooping oleh perusahaan lain. Makanya saya melakukan pemblokiran alamat tersebut dengan cara yang sangat sederhana, sbb:

$ sudo iptables -I INPUT -s mw.anacapa.biz -j DROP
$ sudo iptables -I OUTPUT -d mw.anacapa.biz -j DROP
$ sudo iptables -vnL

Cara lain untuk melakukan pemblokiran ini adalah dengan cara meng-install firewall. Bisa agak tenang sekarang?

Hotot - Twitter Client yang seksi

Thursday, December 9, 2010

Sampai sekarang saya masih terus mencari aplikasi Twitter yang enak digunakan di Linux. Karena banyaknya, saya tidak menghitung lagi berapa aplikasi yang sudah saya coba. Terakhir yang saya coba kebanyakan aplikasi yang berbasis Adobe Air seperti TweetDeck dan DestroyTwitter. Tapi dengan alasan ingin bergantung lebih banyak pada pustaka bawaan Linux, tetap tidak puas biarpun aplikasi-aplikasi tersebut sangat bagus.

Hotot adalah aplikasi terakhir yang saya gunakan saat ini. Aplikasi ini berjalan secara native di Linux dan dengan begitu ukurannya menjadi sangat kecil. Banyak fitur yang saya suka dari aplikasi ini misalanya Hotot menampilkan balasan sebelumnya setiap kali ada tweet balasan atau bisa juga menampilkan seluruh percakapan untuk memudahkan kita berinteraksi. Selain itu juga bisa menampilkan thumbnail gambar dari website populer seperti plixi.com dan twitpic.com. Keren, kan!

Untuk meng-install aplikasi ini cukup mudah. Caranya sebagai berikut:

$ sudo add-apt-repository ppa:jimmyxu/hotot
$ sudo apt-get update && sudo apt-get install hotot

Jika cara di atas tidak bisa, sesuai dengan petunjuk artikel ini, coba gunakan cara berikut:

$ sudo add-apt-repository ppa:hotot-team
$ sudo apt-get update && sudo apt-get install hotot

Selamat berkicau dengan seksi!

Update:
Hotot sekarang bisa dinikmati dengan menggunakan Google Chrome/Chromium. Silakan install dari Chrome Web Store.

Hanging On By Thread

Monday, December 6, 2010

Beberapa waktu yang lalu saya menonton sebuah channel di televisi dan menemukan sebuah band baru yang bernama The Letter Black. Band yang beranggotakan 4 orang ini bervokalis seorang cewek yang keren. Musik dengan genre Hard Rock ini sangat catchy kedengaran di telinga saya.