Ronsen's Blog

Kenapa Menggunakan Framework

Friday, May 27, 2011

Sepertinya saat ini membangun aplikasi — lebih tepatnya membangun sebuah aplikasi web — tidak terlepas dari penggunaan framework/kerangka kerja. Seingatku, web framework yang pertama aku gunakan adalah Java Server Faces. Menggunakan JSF seperti membuat sebuah aplikasi desktop, semua request ditangani oleh event. Butuh waktu lama akhirnya aku sadar kalau web itu berbeda dengan dekstop dan di sisi lain menggunakan JSF versi awal sangat sulit dan terlalu tergantung pada editor-nya.

Sebagai programmer Java, menggunakan framework itu sudah wajib. Sangat tidak disarankan menulis di halaman JSP. Dan hampir semua framework di Java itu proses belajarnya sangat lama dan jika digunakan pada aplikasi yang besar akan makin sulit di-maintain. Katakan saja berkas konfigurasi XML yang membengkak. Untung pada Java 5 diperkenalkan fitur baru yaitu Annotation yang sangat mengurangi bloated-nya Java terutama pada framework-nya.

Tentang Website Resmi DPR RI

Wednesday, May 11, 2011

Setelah ribut-ribut soal email resmi komisi 8 DPR RI sekarang muncul soal website resmi DPR RI. Mungkin karena banyak orang penasaran tentang benar-tidaknya ada domain khusus untuk lembaga negara tersebut. Dan ternyata ada, alamat resminya adalah http://www.dpr.go.id/. Tetapi anehnya domain tersebut tidak digunakan untuk alamat email malah menggunakan Yahoo! untuk urusan kenegaraan.

Yang lebih menyakitkan mendengar keberadaan website tersebut adalah biaya pemeliharaannya yang mencapai Rp 9,7 milyar per tahun atau sekitar Rp 20 juta per hari. Harga yang sangat fantastis untuk sebuah website! Biarpun digunakan semaksimal mungkin harga gila tersebut masih diluar akal manusia waras.

Email Resmi Komisi 8 DPR RI

Thursday, May 5, 2011



Email yang beralamatkan komisi8@yahoo.com tentu mengundang pertanyaan atau malah cemoohan dari orang-orang yang mendengarnya. Punya staf ahli yang banyak tetapi tidak bisa mengurus hal-hal seperti ini. Untung insiden ini pada saat pertemuan dengan orang Indonesia, bagaimana jika parlemen dari negara lain bertanya hal yang sama. Apa nggak tepok jidat mereka?

Baca juga:

Masih Perlukah Sekolah Setinggi Langit?

Monday, May 2, 2011

Hari ini tanggal 2 Mei diperingati orang Indonesia sebagai Hari Pendidikan Nasional. Tanggal 2 Mei diambil sebagai hari peringatan bertepatan dengan tanggal lahirnya Ki Hajar Dewantara seorang pahlawan nasional di bidang pendidikan. Pendidikan dasar tentu sangat penting bagi kita semua tetapi bagaimana dengan pendidikan yang didapat di kampus? Masih perlukah?

Banyak orang yang berhasil tanpa harus menempuh jalur kuliah atau bahkan drop out tidak menjadi penghalang keberhasilan seseorang dalam berkarir. Seperti contoh, Bill Gates dengan perusahaan Microsoft-nya. Dulu *ehm* Microsoft menguasai hampir semua teknologi informasi di bidang perangkat lunak tetapi sekarang ditendang oleh Steve Jobs dengan produk-produk Apple-nya yang menggiurkan. Dan Steve Jobs ini juga seorang drop out! Dan tentu, role model terakhir kita — Mark Zuckerberg — pemuda yang menjadi kaya raya dengan Facebook-nya juga seorang drop out.