Ronsen's Blog

Facebook Melakukan Perubahan... Lagi!

Sunday, September 25, 2011

Belakangan ini aku agak rajin mengunjungi Facebook. Alasan utamanya karena The Sims Social. Permainan ini banyak dibicarakan di mana-mana sehingga menarik perhatianku. Tetapi hanya bisa gigit jari karena sampai sekarang masih juga belum bisa main karena koneksi internet yang sangat lambat. I think I need to stop complaining about this.

Lama tidak membuka Facebook — entah bisa dikatakan beruntung atau tidak — minggu lalu Facebook melakukan perubahan pada tampilannya, terutama pada halaman depan. Dan setiap kali ada perubahan baru di Facebook, seluruh dunia seakan-akan marah (silakan baca komentar pada tulisan di blog Facebook ini). Padahal kalau sabar hanya butuh sebentar untuk mempelajari perubahan tersebut. Kecuali kau pengguna game di Facebook, sulit untuk memilah-milah status yang benar-benar kau perlukan.

Facebook Timeline

Selain perubahan pada halaman depan, Facebook juga memperkenalkan Facebook Timeline. Bedakan istilah timeline dengan Twitter, Facebook Timeline semacam cerita tentang hidupmu. Intinya akan lebih mudah jika seseorang ingin mengenal (menguntit)-mu. Saat ini Facebook Timeline belum bisa dinikmati semua pengguna hanya bisa diakses oleh para pengembang pihak ketiga. Kalau fitur ini benar-benar sebuah perubahan besar. Jujur saja, aku tidak begitu menyukai perubahan yang satu ini biarpun terlihat bagus dan berbeda.

Sampai sekarang belum woohoo siapapun!

Media yang Tidak Terpuji

Thursday, September 22, 2011

Inilah contoh cara media nge-bully anak-anak SMU. Isi beritanya hanya sekedar pelampiasan emosi karena teman sesama wartawan dipukul oleh sejumlah anak-anak sekolah yang emosinya masih labil.

Akun-akun Twitter yang Tidak Terpuji
Polhukam / Senin, 19 September 2011 20:16 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Bukan hanya akun @Gilang_Perdanaa yang mengumbar perilaku yang tidak terpujinya dalam memukuli wartawan. Kicauan Gilang yang disinyalir sebagai pelajar SMA 6 Kebayoran Baru Jakarta tersebut juga didukung oleh teman-temannya di dunia maya.

Kicauan @Gilang_Perdanaa yang berbunyi "Puas gua mukulin wartawan di jalur sampe bonjok2 emosi bet gua" dibalas oleh pemilik akun @AstridAdriani dengan kata-kata "haha saik ._. Wartawannya semoga mati deh :D".

Selain akun @Gilang_Perdanaa, akun lainnya juga mengumbar dendam kebanggaan atas perilaku pelajar anarkis yang tidak terpuji tersebut.

"Mampus lu wartawan gegerotak, makanya jangan cari masalah, mahakam keras bos," tulis akun @danoe12 yang ditulis milik Danu Ismail, Senin (19/9).

Ketiga akun tersebut kini diblokir oleh pemiliknya setelah mendapatkan protes dari sejumlah orang yang juga pemilik akun Twitter.

Dalam aksi brutal pelajar SMAN 6 Jakarta itu, sejumlah pewarta foto mengalami luka lebam, yaitu Panca Syurkani (Media Indonesia), Yudistiro Pranoto (Seputar Indonesia), Banar Fil Ardhi (Kompas.com), Septiawan (Sinar Harapan), dan Doni (Trans TV).(MI/DNI)

Baca juga:

Vampire vs Zombie

Friday, September 16, 2011

Alien vs Predator sudah dibuat filmnya, sekarang sudah waktunya ada film Vampire vs Zombie. Aku lebih sering nonton film bergenre romantis tapi selalu di malam hari diganggu oleh mimpi-mimpi dikejar para mayat keparat ini.

Jadi ceritanya begini, manusia mengalami kepunahan karena habis dijadikan santapan para vampir. Dan biasanya di titik putus asa, manusia selalu menemukan cara untuk menyelesaikan masalahnya. Biarpun cara tersebut harus mengorbankan tubuh fana mereka dan juga akal pikiran manusia tetapi demi dendam semua itu harus dilakukan. Diciptakanlah virus yang mematikan yang mengubah tubuh manusia menjadi mayat hidup. The war begins!

Tetapi biar lebih seru, zombie-zombie tersebut bergerak seperti yang ada di film I Am Legend dan tentu tambah menarik jika hanya bisa muncul pada malam hari. Sama-sama punya kelemahan terhadap sinar matahari. Jadinya pertarungan ini seperti pertarungan para makhluk malam.

Nggak ngerti deh kenapa tiba-tiba gua pengen nulis ini? Hehehe...

Thursday, September 15, 2011

Google ternyata sangat serius menjaga produk Android-nya (dan para rekannya), setelah Motorola Mobility sekarang Google membeli 1023 paten dari IBM.

Android handset makers HTC Corp. (2498), Samsung Electronics Co. and Motorola Mobility have each been targeted in lawsuits by Cupertino, California-based Apple, and Microsoft and Motorola Mobility have exchanged patent-infringement allegations.

Bahkan Steve Jobs pun tidak berani menuntut Sun Microsystems setelah diancam balik oleh Jonathan Schwartz terkait masalah paten ini. Kurasa Google belajar dari sini. Langkah ini memang tepat untuk melawan orang-orang yang tidak berani bersaing secara sehat. Bukannya membuat produk yang lebih baik (dan lebih murah) tetapi mematikan kompetitor. Sehingga konsumen tidak bisa memilih, hanya bisa membeli dari satu perusahaan.

Ada Apa dengan Yahoo!?

Tuesday, September 13, 2011

Yahoo! kembali menjadi berita besar minggu kemarin tetapi sayangnya karena pemecatan Carol Bartz sebagai CEO lewat telepon. Sebegitu burukkah keadaan Yahoo! saat ini? Hal ini mengingatkanku pada artikel yang ditulis di 37signals:

Whether it’s Flickr, Delicious, MyBlogLog, or Upcoming, the post-purchase story is a similar one. Both sides talk about all the wonderful things they will do together. Then reality sets in. They get bogged down trying to overcome integration obstacles, endless meetings, and stifling bureaucracy. The products slow down or stop moving forward entirely. Once they hit the two-year mark and are free to leave, the founders take off. The sites are left to flounder or ride into the sunset. And customers are left holding the bag.

Kasihan benar memang layanan-layanan yang dibeli oleh Yahoo! yang secara perlahan mati atau diam tak bergerak tanpa ada tambahan fitur yang berarti. Apa Koprol juga mengalami hal yang sama? Hei, bahkan sampai sekarang Yahoo! Messenger saja belum bisa berjalan secara native untuk platform Linux. Ayo dong Yahoo!, apa sih yang membuatmu bergerak seperti keong ini?

Kenapa Tuhan Membiarkan Kejahatan?

Sunday, September 11, 2011

Tulisan menarik dari Pastor Rick Warren menjawab dengan baik.

The answer lies in what is both our greatest blessing and our worst curse: our capacity to make choices. God has given us a free will. Made in God's image, he has given us the freedom to decide how we will act and the ability to make moral choices. This is one asset that sets us apart from animals, but it also is the source of so much pain in our world. Every one of us is capable of making selfish, self-centered or even evil choices. Whenever that happens, people get hurt.

Hari ini (11/9), Amerika kembali memperingati jatuhnya gedung WTC tepat 10 tahun yang lalu. Menara kembar tersebut hancur setelah ditabrak sebuah pesawat yang dibajak oleh teroris. Indonesia sendiri tidak jauh berbeda dengan nasib negara Paman Sam tersebut, beberapa kali teroris berhasil melakukan aksi-aksi keji mereka di berbagai tempat di tanah air ini. Dan aku hanya berharap, para teroris ini menggunakan kehendak bebasnya bukan untuk menyakiti orang lain.

While you and I aren't terrorists, we do hurt others with our own selfish decisions and actions.

Ouch! Hehe... tampaknya harus lebih sering bercermin nih!

Saturday, September 10, 2011

Komentar pengamat ekonomi dari Universitas Gajah Mada Revrisond Baswir tentang pabrik RIM yang dibangun di Malaysia:

Revrisond menilai, keengganan perusahaan seperti RIM, Bosch, dan mungkin perusahaan asing lain untuk membuka pabrik di Indonesia tidak lain dikarenakan berbagai persoalan, antara lain: tidak memadainya infrastruktur, khususnya sumber daya manusia, yang mampu mendukung operasi perusahaan-perusahaan asing di atas. Selain itu, Indonesia harus membenahi sistem birokrasnya, yang terkenal sangat korup.

Apa perlu pakai toa supaya telinga para pejabat itu mendengar?

Pra Piala Dunia

Tuesday, September 6, 2011

Sepertinya sepak bola kembali menjadi topik pembicaraan yang hangat belakangan ini. Nggak di maya maupun di warung kopi topik Timnas kita selalu nyelip di sela-sela pembicaraan politik yang tak kunjung selesai itu. Aku penikmat olah raga, artinya aku suka nonton semua jenis cabang olah raga. Entah itu sepak bola, badminton, bola voli, balap motor, balap mobil, bahkan sampai balap karung.

Sepak bola adalah acara olah raga paling digandrungi oleh hampir semua orang yang kukenal. Tapi di daerah ini menjadi masalah, lebih sering tidak bisa menikmati acara ini karena diacak sehingga gambarnya tidak kelihatan. Biasanya jika pertandingan yang tidak terlalu menarik gambarnya tidak diapa-apakan alias normal.

Selama pertandingan pra Piala Dunia ini tentu saja normal-normal saja tetapi ternyata tidak pada saat melawan Iran kemarin. Hanya suaranya saja yang terdengar, gambarnya tidak ada. Asumsiku, karena pertandingan tersebut diadakan di luar negeri.

Oh iya, aku lupa bilang. Aku di sini menonton lewat parabola. Sejauh mata memandang, tidak ada orang di daerah ini menggunakan antena televisi. Tebakanku saat ini, pertandingan kali ini (melawan Bahrain) bisa dinikmati  seperti biasanya. Semangat, Timnas Indonesia!