Ronsen's Blog

Pindah Akun

Thursday, March 29, 2012

Berurusan dengan layanan Google itu memang enak-enak tak sedap. Segala urusan pokoknya sangat tergantung sama email keluaran Google. Sama halnya pada waktu pertama kali membuat akun di Yahoo, awal-awal kemunculan Gmail pun username dibuat seunik mungkin. Eh bukan, seaneh mungkin atau malah se-alay mungkin. Setiap kali melihat username tak bermoral itu rasanya pedih di usia yang sudah tidak tergolong muda ini. Jadinya, aku pun berniat tidak lagi menggunakan sebuah akun yang sering kugunakan di berbagai layanan Google seperti Gmail, Reader, Blogger, Picasa, Google+, dll.

Sengaja memang aku tidak menghapus akun itu karena takut akan merusak sesuatu secara tidak sengaja seperti seorang teman yang sepertinya berdarah-darah saat melakukan migrasi akunnya dan menutupnya. Dari semua proses pindah-pindah itu ternyata hanya Google+ saja yang tidak bisa dilakukan seperti layanan lainnya. Google+ merupakan situs pertemanan yang kabarnya sepi dari pengunjung. Aku pun tidak merasa kehilangan walaupun hampir 600 orang telah melingkariku sebagai temannya. Lagian aku pun sangat jarang menulis sesuatu di sana tetapi jika ingin tetap melingkariku, silakan ke sini.

Ribut Soal Kenaikan Harga BBM

Tuesday, March 27, 2012

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak ini lebih kealasan kepada harga minyak bumi di dunia yang mahal. Kemudian membandingkannya dengan harga-harga yang ada di negara lain. Apakah pemerintah kita ini sudah buta dengan banyaknya jumlah orang yang tidak mampu hidup di negara ini? Tidak adakah alasan lain yang lebih tepat agar jutaan rakyat Indonesia tidak sewot dengan kenaikan harga ini? Karena semua tahu efek dari kebijakan ini adalah naiknya harga-harga bahan pokok dan iPhone.

Beberapa alasan yang menurutku tidak begitu penting yang sering diperbincangkan:
  1. Orang kaya yang menikmati BBM bersubsidi.
    Menjadi orang kaya memang dilema. Memang ada orang kaya yang tidak bermoral yang membeli premium untuk kendaraannya yang super mahal. Tetapi di sisi lain, amanat UUD 1945 itu memakai istilah orang banyak bukan dikotak-kotakan menjadi orang kaya dan miskin. Kalaupun alasan ini dijadikan untuk menaikkan harga BBM yah tetap saja jumlah mereka tidak sebanding dengan jumlah orang miskin.
  2. Penyeludup juga menikmati BBM bersubsidi.
    Ini alasan paling tidak masuk akal. Ada jaminan kalau BBM naik, penyeludupan juga ikut berkurang? Bukannya menangkap pelaku kriminal ini malah dijadikan alasan pembodohan.
Pemerintah itu dari dulu tidak becus mengurus negara ini. Kebijakan-kebijakannya tidak pernah berpihak ke masyarakat bawah. Tidak ada perbaikan di segala bidang apapun yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat. Sekarang menaikkan harga BBM pula?

Tetapi pertanyaan yang paling penting saat ini, kenapa Presiden SBY malah pergi ke Cina saat negara dalam keadaan kacau begini?

Lanjut baca:

Play Framework 2.0, Kenapa Kau?

Thursday, March 15, 2012

Sebelum mengenal Play Framework, Java itu sangat susah untuk dipelajari. Maksudku framework yang ada tidak bermanusiawi bahkan untuk membuat sebuah aplikasi yang sederhana. Dengan Play, Java menjadi semudah Rails — sebuah framework yang dibuat dengan bahasa Ruby. Coba bayangkan mengembangkan aplikasi tanpa harus restart web server, membuat testing juga gampang, didukung hampir semua IDE yang populer. Pokoknya semuanya jadi indah.

Kemarin, versi final Play Framework 2.0 keluar. Yay!  Dengan ditendangnya dari komunitas Java aku tidak tahu berapa banyak yang senang dengan kabar ini. Yang aku tahu beberapa temanku menggunakannya. Segera saja aku mengunduh versi terbaru ini karena mau mencoba-coba fitur yang disediakan.

Konversi Video ke 3GP

Thursday, March 8, 2012

Telepon genggam atau ponsel yang sedikit canggih memang sangat mudah ditemui di zaman ini. Tidak sekedar untuk menerima teks SMS lagi biarpun tidak canggih-canggih amat tetapi sudah bisa dipakai untuk memutar lagu dan video, mengambil foto, berselencar di internet, bahkan bila perlu me-remote server kalau sedang kepepet.

Saat ini aku menggunakan BlackBerry. Ponsel ini bisa memutar video berformat avi dengan baik. Suatu saat aku memutar sebuah musik video dari sebuah band asal Korea dan menunjukkannya kepada teman. Tanpa pikir panjang dia meminta video tesebut dariku. Dinyalakannya Bluetooth di Nokia-nya dan proses transfer pun dilakukan.

Apakah Kau Benar-Benar Mengenal Dirimu?

Monday, March 5, 2012


Dengan bertambahnya umur, sedikit demi sedikit tentunya kita mengenal siapa diri kita. Entah itu melalui perenungan atau dengan sadar mengetahui sendiri bagaimana sifat kita. Sifat yang jelek atau yang tidak disukai baiknya dibuang perlahan-lahan. Dan pada akhirnya menjadi seorang pribadi yang baik setidaknya menurut dirimu sendiri.

Di umur yang sudah dibilang sudah tua — tetapi belum juga beranjak dewasa ini — sudah banyak sifat-sifat yang tidak kusukai telah kukubur dalam-dalam. Biasanya yang kubuang adalah adalah sifat yang tidak membangun, yang membuat aku sulit untuk maju. Dan bisa dikatakan aku cukup berhasil dengan usahaku ini.

Dan di sinilah muncul masalah itu.

Karena sifat-sifat yang kubuang tersebut adalah ternyata bagian dari diriku sendiri. Biarpun jelek tetap saja pernah membentuk pribadiku yang ada sekarang. Kusadari ternyata mereka tidak pernah kubuang. Semuanya masih tersimpan atau lebih tepatnya terpenjara entah di sudut gelap yang mana. Perlahan ingin memberontak, membebaskan diri.

Satu hal yang tidak pernah kusukai pada saat tidur adalah mimpi. Kata orang-orang, mimpi adalah bunga tidur. Tetapi tidak buatku. Mimpi membuatku selalu terjaga di malam hari, membuat besok pagi terasa sangat melelahkan karena kurang tidur. Dan puncaknya pada suatu malam aku bermimpi dan seperti melihat diriku yang terpenjara itu. Diriku yang dulu yang terkubur kembali bangkit mengingatkan siapa diriku sebenarnya.

Bagaimana suatu saat nanti aku terbangun tetapi bukan diriku yang sekarang?

Harus jauh-jauh dari black kryptonite!