Ronsen's Blog

Konfigurasi Smartfren CE682 di Ubuntu 12.04

Sunday, April 29, 2012


Ada sedikit perbaikan pada Ubuntu terbaru ini saat menggunakan modem Smartfren CE682. Setelah berhasil upgrade dari versi sebelumnya (11.10), modem ini tidak terlalu sulit digunakan walaupun masih harus menggunakan wvdial. Setidaknya tidak ada lagi freeze saat mengenali modem Smartfren ini.

Berikut langkah-langkah konfigurasi modem Smartfren CE682 di Ubuntu 12.04 (Precise Pangolin):
$ lsusb

Perhatikan baris berikut:
Bus 003 Device 019: ID 201e:1022

Kemudian load modul tersebut:
$ sudo modprobe usbserial vendor=0x201e product=0x1022

Lakukan konfigurasi awal dengan perintah berikut:
$ sudo wvdialconf

Tambahkan atau ubah /etc/wvdial.conf menjadi seperti ini:
[Dialer Defaults]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Carier Check = no
Modem = /dev/ttyUSB0
Command Line = ATDT
Phone = #777
Idle Seconds = 0
Password = smart
Modem Type = Analog Modem
Stupid Mode = yes
Baud = 460800
New PPPD = yes
Ask Password = 0
ISDN = 0
Username = smart

Langkah terakhir:
$ sudo wvdial

Jika wvdial belum terpasang coba ikuti langkah-langkah berikut atau gunakan pyDialer untuk tampilan wvdial secara grafik.

Jangan Bunuh RSS!

Tuesday, April 17, 2012

Sepertinya ketenaran RSS semakin lama semakin redup. Awalnya aku mengetahui RSS ini pada saat menggunakan peramban Mozilla Firefox versi lama. Entah mulai versi berapa, Firefox tidak lagi memunculkan ikon pengumpan ini. Mozilla sepertinya ingin menyampaikan pesan kalau RSS itu telah mati. Apalagi Google Chrome bahkan tidak menampikan layout yang enak buat dipandang. Hanya Opera yang masih setia memunculkan ikon ini di sebelah kanan address bar-nya.

Redupnya RSS ini karena orang-orang sekarang lebih memilih media sosial seperti Facebook dan Twitter sebagai sumber berita. Banyaknya akun media sosial yang dibuat seakan-akan digunakan sebagai pengganti RSS memang lebih gampang untuk dicari. Aku sendiri, setidaknya di Twitter, tidak secara langsung mengikuti akun-akun ini. Aku membuat sebuah senarai khusus supaya tidak mengganggu timeline dari teman-teman.

Google Reader adalah situs yang kugunakan untuk menyimpan semua RSS yang kuanggap menarik. Lebih terbuka jika dibanding aku harus menekan tombol like di Facebook atau tombol follow di Twitter dan lebih terbuka karena tidak tergantung platform apapun.

Tentang Instagram

Thursday, April 12, 2012

Aku tidak punya akun Instagram. Well, sebenarnya punya tapi hanya digunakan untuk membuat aplikasi asal-asalan supaya bisa melihat seperti apa di sana. Aplikasi yang kubuat ternyata tidak lagi jalan karena ada perubahan besar-besaran di API-nya.

Sebenarnya alasan yang lain kenapa aku buat aplikasi tersebut karena ingin melihat foto-foto yang diambil melalui iPhone (dan sekarang dari Android) selain dari teman-teman di Twitter. Menurutku, foto-foto tersebut sangat bagus. Setidaknya jauh berbeda dengan yang dibagi di Facebook.

Dan apapun yang akhirnya menjadi mainstream pasti ada saja yang membencinya, tidak terkecuali Instagram. Katanya foto yang sudah bagus malah ditampilkan jadi jadul. Kalau aku sendiri, taburan hashtag di aliran Twitter membuat sedikit risih.

Bagi yang suka silakan terus gunakan Instagram dan yang tidak suka, tahankan! Hehe...

Masih Soal Kenaikan BBM

Sunday, April 1, 2012

Masih soal tentang kenaikan harga BBM. Kalau sudah bosan mendengar atau membaca soal ini, silakan tutup tab peramban webmu. Ini akan menjadi tulisan terakhir karena masih ada yang mengganjal. Aku masih berdiri di antara orang-orang yang menolak kenaikan harga BBM. Kenaikan harga BBM ini tentu akan ikut menaikkan semua harga termasuk harga bahan-bahan pokok. Sudah kutulis pendek di sini.

Alasan utama mereka yang pro terhadap kenaikan ini karena mereka berpikir subsidi ini akan dialihkan ke sektor-sektor yang lebih membutuhkan sepertinya misalkan saja perbaikan infrastruktur. Entah mengalami amnesia atau apalah, padahal setahun ini heboh-hebohnya rakyat dikejutkan banyaknya uang yang telah dikorupsi dalam jumlah yang sangat fantastis. Belum lagi banyaknya anggaran negara dibuang untuk hal-hal yang percuma.

Kenapa tiba-tiba bicara perbaikan infrastruktur sekarang? Kemana saja? Apakah selama ini tidak ada anggaran untuk itu? Aku berani jamin pasti ada. Tetapi kemana semua anggaran itu? Coba lihat kenapa jalanan masih rusak, kenapa sekolah masih ambruk, kenapa jembatan masih putus? Berapa banyak anggaran yang benar-benar tepat sasaran bukan masuk ke kantong-kantong pribadi? Masih terlalu banyak pertanyaan yang tidak terjawab. Intinya, pemerintah kita tidak becus mengelola uang negara.

Masyarakat sudah lama memaklumi keserakahan para pejabat, sekarang masyarakat diminta untuk memaklumi kebijakan mereka? Jika pun suatu saat negara ini hancur bukan karena subsidi BBM yang tidak dihapus tetapi kerena keserakahan!